Home » Berita Daerah » Detil

Senin, 26 November 2018

Dari JAWA TIMUR

Meriahnya Kejuaraan Olahraga bagi Down Syndrome di Provinsi Jawa Timur
Universitas Negeri Surabaya (Unesa) bekerja sama dengan Pengurus Daerah (Pengda) Special Olympic Indonesia (SOIna) Provinsi Jawa Timur menggelar kejuaraan olahraga bagi down syndrome (disabilitas intelektual) dalam rangka memperingati Dies Natalis Unesa Ke-54 Tahun 2018 pada tanggal 25 November 2018. Acara yang diselenggarakan di Lapangan Futsal Internasional milik Unesa tersebut diawali dengan upacara pembukaan, salah satu rangkaian acaranya yaitu penyampaian laporan Ketua Panitia oleh Dr. Dwi Cahyo Kartiko, M.Kes. yang merupakan Ketua Jurusan Pendidikan Olahraga Fakultas Ilmu Olahraga (FIO) Unesa sekaligus Sekretaris Pengurus Daerah Special Olympics Indonesia (SOIna) Provinsi Jawa Timur. Selanjutnya acara tersebut dibuka oleh Farida Martarina selaku Ketua Pengurus Daerah Special Olympic Indonesia (SOIna) Provinsi Jawa Timur.
 
Usai berakhirnya pembukaan yang sempat molor pelaksanaannya selama satu jam akibat jumlah pendaftar yang terus membludak mulai dari sehari sebelum pelaksanaan (24/11/2018) dengan jumlah pendaftar yang mencapai 147 peserta, hingga hari pelaksanaan dengan jumlah pendaftar yang mencapai 189 peserta, meski sebenarnya pendaftaran telah ditutup oleh Panitia sejak tanggal 18 November 2018 dengan jumlah pendaftar yang telah mencapai 110 peserta yang berasal dari berbagai daerah yang ada di Provinsi Jawa Timur, di antaranya berasal dari Kota Surabaya, Kabupaten Gresik, Kota Malang, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan dan Kota Blitar.
 
Acara pun dilanjutkan dengan perlombaan Senam Ritmik, yang diawali dengan pertunjukan atraksi senam lantai oleh para relawan yang berasal dari mahasiswa FIO Unesa. Setelah para peserta lomba dimotivasi terlebih dahulu melalui pertunjukan atraksi senam lantai, perlombaan Senam Ritmik pun dimulai yang dalam pelaksanaannya setiap peserta dipandu dan didampingi oleh para relawan.
 
Selama delapan tahun penyelenggaraan kejuaraan olahraga bagi down syndrome  yang secara konsisten digelar oleh Universitas Negeri Surabaya bekerja sama dengan Pengda SOIna Provinsi Jawa Timur dalam rangka memperingati Dies Natalis Unesa, baru pada tahun ini cabang olahraga Senam Ritmik untuk pertama kalinya dimasukan ke dalam pilihan perlombaan yang dapat diikuti. Pada tahun-tahun sebelumnya pilihan perlombaan hanya untuk cabang olahraga Atletik dan Bocce, serta nomor lomba tambahan yaitu Fotogenic dengan menilai unsur ekspresi, emosi, interaksi dan busana dari setiap peserta.
 
Setelah berakhirnya perlombaan Senam Ritmik, acara dilanjutkan dengan perlombaan Atletik bagi down syndrome  dengan nomor lomba lari 25 m dan lari 50 m. Dalam pelaksanaan lomba Atletik ini pun setiap peserta dipandu dan didampingi oleh para relawan saat berada pada garis start, dan telah dinantikan oleh para relawan yang lain saat tiba pada garis finish.
 
Keterlibatan para relawan dalam penyelenggaraan kejuaraan olahraga ini bukanlah suatu kebetulan, karena selain memberikan kesempatan bagi atlet down syndrome untuk berkompetisi dengan sesama kawan prestasinya, Unesa bersama Pengda SOIna Provinsi Jawa Timur pun memberikan kesempatan bagi masyarakat luas—untuk saat ini masih dalam lingkup mahasiswa Unesa—untuk membangun jiwa kerelawanan yang menyadarkan bahwa setiap manusia harus bermanfaat bagi manusia lain dengan didasarkan pada ketulusan untuk tujuan kemanusiaan. Dampak secara tidak langsung yang akan didapat oleh para relawan yaitu bertumbuh dalam karakter, sehingga dapat meningkatkan kualitas diri, serta menemukan jati diri sebagai pribadi yang utuh.
 
Perlombaan Atletik pun usai, setelah sebelumnya seluruh peserta lomba lari 25 m dan lari 50 m melalui tahapan berlomba sesuai dengan kecepatannya masing-masing (menggunakan pola divisioning). Meski sebagian besar peserta telah melalui perlombaan Senam Ritmik dan Atletik, namun antusiasme dan kegembiraan tetap terpancar dari raut wajah mereka, hingga dua perlombaan yang tersisa yaitu Bocce dan Fotogenic dapat mereka lalui dengan semangat yang tetap sama seperti saat mereka baru tiba di tempat perlombaan.
 
Tepat pukul 12.15 WIB seluruh rangkaian perlombaan usai, setelah berakhirnya seluruh rangkaian perlombaan tersebut, sejumlah 15 peserta berusia remaja yang telah mengikuti perlombaan sejak pukul 08.00 WIB diarahkan untuk berpindah tempat ke Gelanggang Pemuda (gedung sebelah) untuk mengikuti Workshop Unified Youth Activition yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Special Olympic Indonesia (SOIna) Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya, sedangkan bagi peserta lainnya tetap berada di Lapangan Futsal Internasional untuk mengikuti Upacara Penghormatan Pemenang sesuai dengan cabang olahraga, nomor lomba dan divisinya masing-masing.
 
Dalam pelaksanaan Upacara Penghormatan Pemenang, seluruh official dan orang tua yang sepanjang pelaksanaan kejuaraan berada di atas tribun, kali ini turun ke tempat perlombaan untuk bersama-sama merayakan kemenangan. Hingga pukul 14.30 WIB, mereka semua larut dalam sukacita kemenangan saat menyaksikan Putra Putri mereka naik ke atas podium untuk menerima (pengalungan) medali dan piagam penghargaan. Dengan berakhirnya Upacara Penghormatan Pemenang, maka berakhir pula seluruh rangkaian kejuaraan olahraga bagi down syndrome dalam rangka memperingati Dies Natalis Unesa Ke-54 Tahun 2018. (RAS)

Our Partner:

Special Olympics Indonesia

Gedung DNIKS , 3rd floor - Jl. Tanah Abang Timur, No. 15 - Jakarta Pusat 10110
Telp: +62 (21) 3800501 - Fax: +62 (21) 3846556

Webmail Facebook Twitter Hubungi Kami Kebijakan Privasi Syarat Penggunaan

© 2019 Special Olympics Indonesia