Home » Kisah Inspirasi » Detil

Kamis, 19 Oktober 2017

Ferry: “SOIna Sudah Menjadi Bagian dari Hidup Saya”

Mulanya, Ferry Andriana tidak pernah berpikir bahwa ia akan diberi kesempatan untuk melatih anak-anak disabilitas intelektual. Berawal tawaran dari dosen yang juga salah satu pengurus SOIna pada saat itu, Pak Mustara Musa, untuk melatih anak-anak penyandang disabilitas intelektual setiap Sabtu di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Rawamangun, Jakarta Timur.

“Awalnya tahun 2005 ditawari Pak Mustara, dosen sekaligus pengurus SOIna waktu itu untuk ngajarin anak-anak disabilitas intelektual. Saya tertarik. Dan sejak saat itu saya aktif di SOIna. Bagi saya SOIna sudah bagian dari hidup saya. Kesibukan saya banyak dihabiskan di SOIna bermula dari mengajar anak-anak kecil yang dasar-dasarnya aja dulu. Seperti lari, lompat, melempar bola, dan sebagainya.” Ucapnya.

Hingga pada 2007, Ferry mulai dipercaya untuk melatih anak-anak disabilitas intelektual untuk cabang olahraga basket. Selain dipercaya melatih basket, ia juga dituntut untuk menciptakan gaya pelatihan yang mudah dimengerti anak-anak seperti melatih teknik dasar dalam basket secara berulang-ulang seperti lay-up dan shooting. Ia pun juga menciptakan materi-materi tentang aturan umum dalam basket secara sederhana dan mudah dimengerti.

Bukan hanya dipercaya sebagai pelatih tim basket untuk pertama kalinya pada tahun 2007, tapi tahun tersebut juga menjadi tahun pertama ia mulai menemukan beberapa kendala salah satunya kurangnya minat anak-anak disabilitas intelektual pada olahraga basket. Oleh karena itu Ferry harus turun ke lapangan dan mencari bibit-bibit baru dengan mengunjungi beberapa SLB, salah satunya SLB C Budi Daya Cijantung. Di sana, ia berhasil menemukan beberapa siswa yang tertarik dengan basket.

“Saya datangi SLB itu. Saya kumpulkan mereka di lapangan. Kami tawari siswa-siswa SLB itu. Kalau ada yang mau dan tertarik bisa latihan di Rawamangun. Dari situ saya menemukan bibit-bibit baru. Bibit-bibit baru yang saya latih itu untuk persiapan Pornas di Ragunan tahun 2010. Dari SLB tersebut juga saya bertemu anak-anak didik saya yang memiliki kemampuan yang cukup baik dan terpilih menjadi delegasi untuk turnamen internasional di Yunani,” ujarnya.

Sejak menjadi pelatih SOIna, sudah banyak kompetisi yang sudah Ferry ikuti baik di dalam maupun di luar negeri seperti pada tahun 2009 di Singapura, tahun 2010 di Timor Leste, tahun 2011 di Yunani, tahun 2013 di Korea Selatan, dan terakhir tahun 2015 di Los Angeles.

Pria yang pernah menempuh pendidikan di UNJ tahun 2003 mengaku selama menjadi pelatih tidak pernah merasa kesulitan dalam beradaptasi dengan anak-anak penyandang disabilitas intelektual. Selama ini ia berusaha untuk selalu memposisikan dirinya sebagai teman mereka. Ia mengingatkan bahwa bukan anak-anak disabilitaslah yang dituntut untuk menyesuaikan diri dengan orang-orang di sekitarnya, tapi orang-orang disekitarnyalah yang harus menyesuaikan diri dengan dunia mereka. 

“Saya selama ini nggak kesulitan buat pendekatan dengan mereka. Tergantung kitanya aja. Bagaimana kita membawa diri kita. Jangan sampai dia yang menyesuaikan dengan kita, harus kita yang harus menyesuaikan dengan dunia dia. Anggap saja kita seperti mereka, sehingga mereka merasa nyaman ada di sekitar kita.” Imbuhnya.

Atas apa yang ia jalani selama ini, ia merasa senang dan bangga melihat perkembangan anak didiknya. Menurutnya, anak-anak didiknya menunjukan perkembangan yang positif. “Saya bangga banget sama mereka. Dulu mereka lay-up aja nggak bisa, yang tadinya passing aja berantakan, sekarang anak-anak sudah bisa bermain, ngatur diri mereka sendiri, sudah tau peraturan bahkan ketika ada temen dia yang nggak ngerti, sama dia di ajarin. Itu bagi saya sudah suatu kemajuan yang positif.” Ucap Ferry.

Lainnya:

Jumat, 20 September 2019
Perenang Yang Sayang Amak
Kamis, 22 November 2018
Mengukir Prestasi Melalui Futsal
Jumat, 14 September 2018
Reach For The Best

Our Partner:

Special Olympics Indonesia

Gedung DNIKS , 3rd floor - Jl. Tanah Abang Timur, No. 15 - Jakarta Pusat 10110
Telp: +62 (21) 3800501 - Fax: +62 (21) 3846556

Webmail Facebook Twitter Hubungi Kami Kebijakan Privasi Syarat Penggunaan

© 2019 Special Olympics Indonesia