Home » Berita Pusat » Detil

Jumat, 10 November 2017

Mengintip Persiapan Kontingen SOIna Untuk 6th Southeast Asia 5-A Side Unified Football Tournament

Dua tim Indonesia akan unjuk kebolehan di kompetisi 6th Southeast Asia Unified 5-a Side Football Tournament. Dua tim tersebut terdiri dari satu tim putra yang diwakili oleh Pengda SOIna Provinsi NTT dan satu tim putri yang diwakili oleh Pengda SOIna DKI Jakarta. Turnamen yang diselenggarakan mulai tanggal 13-17 November 2017 berlokasi di  Thammasat University Rangsit, Thailand.

Turnamen tahunan yang mengusung Unified Sports bertujuan untuk menciptakan persahabatan dan rasa saling menghormati antara atlet Special Olympics dengan partner (Non-Disabilitas Intelektual). Melalui sepak bola, warga disabilitas intelektual dan non-disabilitas intelektual dapat bersatu, bekerjasama untuk mencapai prestasi terbaik mereka. Serta menciptakan persahabatan dan rasa saling menghargai juga menghormati.

Dalam persiapannya, Pak Silvester Tarso Kaha yang akrab disapa Pak Tarso selaku pelatih tim SOIna Provinsi NTT mengaku dalam penyeleksian atlet khususnya atlet disabilitas intelektual diambil dari beberapa SLB di Kota dan Kabupaten Kupang sedangkan untuk partner unified atlet berasal dari SKO (Sekolah Keberbakatan Olahraga).

Hal senada juga disampaikan oleh Asep Sudharto selaku pelatih tim SOIna Provinsi DKI Jakarta. Ia mengatakan bahwa dalam penyeleksian atlet, Pengda SOIna DKI Jakarta berkirim surat ke tiap sekolah yang terdapat pelatihan anak-anak disabilitas intelektual untuk datang mengikuti seleksi turnamen ini.

Dari seleksi tersebut terpilihlah 5 atlet disabilitas intelektual dan 3 atlet non-disabilitas intelektual guna mewakili Indonesia. Untuk menghadapi turnamen ini, baik tim SOIna Prov NTT dan tim SOIna Prov DKI Jakarta mengadakan Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Tim SOIna Prov NTT mengadakan Pelatnas di Kota Kupang, sedangkan tim SOIna Prov DKI Jakarta mengadakan Pelatnas di Rusunawa UNJ.

Berbagai persiapan dilakukan kontingen guna meraih prestasi yang maksimal dengan rutin melaksanakan latihan setiap hari. Bedanya, tim SOIna Prov NTT melaksanakan latihan tiap sore dengan tujuan agar tidak mengganggu kegiatan atlet di pagi hari. Sedangkan selama pelatnas, tim SOIna DKI Jakarta rutin melaksanakan latihan tiap pagi dan sore.

Untuk menguji kemampuan para atlet, masing-masing tim juga mealakukan pertandingan uji coba. Tim SOIna Provinsi NTT mengaku akan melakukan pertandingan ujicoba melawan klub-klub di Kota Kupang. Sedangkan tim SOIna Provinsi DKI Jakarta akan melakukan pertandingan ujicoba melawan tim sepakbola pria Pengda SOIna DKI Jakarta.

Saat ditanyai mengapa Pengda SOIna Provinsi DKI Jakarta memiliki melakukan ujicoba dengan tim sepak bola pria, Asep beralasan untuk melatih keberanian atlet-atletnya.

“Kenapa sparingnya sama tim putra itu untuk melatih keberanian juga. Karena takut kita kan nggak tau kekuatan lawan seperti apa, mungkin kan lebih bagus dari kita. Jadi kita membiasakan di atas kita, jadi kalau melihat lawan yang lebih bagus minimal mereka nggak kaget,” jawabnya.

Diakhir obrolan, Pak Tarso dan Asep berharap agar atlet dapat selalu menjaga kesehatan serta selalu semangat di tiap pertandingan.

“Harapannya, agar mereka selalu menjaga kesehatan, selalu semangat. Kalah pun harus tetap semangat,” tutup mereka.

Lainnya:

Senin, 14 Agustus 2017
SOIna Event: Family Training

Our Partner:

Special Olympics Indonesia

Gedung DNIKS , 3rd floor - Jl. Tanah Abang Timur, No. 15 - Jakarta Pusat 10110
Telp: +62 (21) 3800501 - Fax: +62 (21) 3846556

Webmail Facebook Twitter Hubungi Kami Kebijakan Privasi Syarat Penggunaan

© 2019 Special Olympics Indonesia