Home » Berita Pusat » Detil

Rabu, 20 Juni 2018

(RILIS BERITA) TIDAK DIDUKUNG PEMERINTAH DAERAH, 13 PROVINSI GAGAL IKUT PORNAS SOIna
Jakarta, 5 Juli 2018 – Pekan Olahraga Nasional ke-8 Special Olympics Indonesia tahun 2018 (PORNAS VIII SOIna 2018) siap diselenggarakan di Riau pada tanggal 19-23 Juli 2018. Provinsi Riau dipercaya sebagai  tuan rumah kompetisi tersebut yang diperkirakan akan dihadiri kurang lebih 2000 atlet, pelatih, official, dan relawan.  
 
PORNAS VIII SOIna 2018 akan mempertandingkan 12 cabang olahraga yang tersebar di 12 lokasi pertandingan yaitu Stadion Atletik Sport Center Rumbai (Cabor Atletik), Hall Sepak Takraw MTQ (Cabor Tenis Meja), Kolam Renang Sport Center Rumbai (Cabor Renang), Gedung Tribuana (Bola Basket), Hall A Sport Center Rumbai (Cabor Bola Tangan), Hall A Sport Center Rumbai (Cabor Senam Ritmik), GOR Universitas Islam Riau (Cabor Bola Voli), PB Angkasa (Cabor Bulutangkis), PB Futsal Rumbai (Cabor Futsal), SMA Cendana Rumbai (Cabor Sepakbola), SLB Cendana Rumbai (Cabor Bocce), dan PT CPI Rumbai (Cabor Bowling). 
 
PORNAS merupakan kompetisi tingkat nasional SOIna yang bertujuan memberikan kesempatan bagi penyandang disabilitas intelektual untuk berkompetisi menunjukan kemampuan mereka dalam bidang olahraga sekaligus menyeleksi atlet penyandang disabilitas intelektual terbaik yang berasal dari seluruh Indonesia yang dipersiapkan untuk mewakili Indonesia pada event dunia Special Olympics World Summer Games (SOWSG) yang akan diselenggarakan di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. 
 
Dalam kompetisi ini, SOIna menggunakan sistem kompetisi sesuai dengan standar Special Olympics Internasional, diawali pembagian atlet berdasarkan divisi dan kemampuan yang sama (divisioning). Setelahnya, para atlet yang telah dikelompokan berdasarkan kemampuannya tersebut akan berkompetisi untuk menemukan pemenangnya. Nantinya atlet-atlet yang memperoleh prestasi di PORNAS VIII SOIna 2018 melalui proses penyeleksian untuk mewakili Indonesia di puncak kompetisi internasional SOWSG, Maret 2019.  
 
“Atlet-atlet yang mengikuti PORNAS VIII SOIna 2018 akan memiliki peluang besar untuk mewakili Indonesia dalam SOWSG di Abu Dhabi UEA, Maret mendatang. Nantinya, kami akan mengevaluasi atletatlet yang sesuai dengan standar labeling SOIna hingga terkumpul 68 atlet dalam 11 cabang olahraga yang akan diikuti di Abu Dhabi antara lain atletik, renang, bola basket, tenis meja, bulutangkis, bola tangan, bola voli, bowling, futsal, sepak bola, dan bocce,” ujar Mustara Musa selaku Ketua Bidang Olahraga PORNAS VIII SOIna 2018 dalam konferensi pers 2018 di Gd DNIKS Lantai 2, Kamis (5/7) pagi. 
 
Kompetisi yang diselenggarakan empat tahunan ini akan diikuti oleh 22 provinsi. 12 provinsi lainnya dipastikan absen mengikuti tersebut karena tidak mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi sehingga tidak dapat berkontribusi dalam PORNAS VIII SOIna 2018. 12 Provinsi yang dimaksud yaitu Nangroe Aceh Darussalam, Kepulauan Riau, Bengkulu, Banten, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Sulawesi Selatan, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat. 
 
Padahal, keberpihakan dan dukungan terhadap pemberdayaan Penyandang Disabilitas Intelektual yang memiliki IQ < 70 dan mewakili Provinsinya seharusnya menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari implementasi pelaksanaan Undang-Undang No.8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, Bagian Kesebelas Tentang Keolahragaan Pasal 15 poin f yang menyatakan bahwa penyandang disabilitas 
berhak memperoleh pengarahan, dukungan, bimbingan, pembinaan, dan pengembangan dalam keolahragaan dan UU No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, dimana Urusan Pemerintahan Daerah bagi Penyandang Disabilitas adalah menjadi kewajiban Pemerintah Daerah. 
 
“Kendala ini sebenarnya telah kami antisipasi sejak setahun lalu. Kami telah mencoba untuk meminta dukungan dari Menteri Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk mengeluarkan surat edaran kepada Gubernur di 34 Provinsi agar dapat memberikan dukungan PORNAS VIII SOIna 2018. Jadi sebenarnya tidak ada alasan bagi Pemerintah Provinsi untuk tidak mengalokasikan anggaran APBD Provinsi untuk kompetisi ini. Sehingga awalnya yang kami harap bisa dihadiri 1.000 atlet, namun hingga data terakhir baru diikuti oleh 751 atlet dari 22 Provinsi. Namun walaupun begitu, kami tetap optimis dapat memilih dan menyeleksi para atlet disabilitas intelektual terbaik untuk mewakili Indonesia pada SOWSG 2019 di Abu Dhabi UEA, Maret mendatang,” ungkap dr Iskandar Z. Adisaputra selaku Sekretaris Jenderal SOIna. 
 
Di lain kesempatan, Ketua Umum SOIna, Prof. DR. Faisal Abdullah, S.H., M.Si., DFM mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga yang telah mendukung pengembangan SOIna selama ini. Serta kepada Pemerintah Provinsi Riau yang telah bersedia menjadi tuan rumah juga bersedia memfasilitasi kegiatan PORNAS VIII SOIna 2018 selama 4 hari. 
 
Bersamaan dengan pelaksanaan PORNAS VIII, SOIna juga menggelar peringatan 50 tahun Hari Jadi Special Olympics Internasional. Dengan mengusung slogan Inclusion Revolution, Special Olympics mengajak komunitas untuk mewujudkan kehidupan yang inklusi. 
 
Sesuai rencana, PORNAS VIII SOIna 2018 akan dibuka oleh Bapak Imam Nahrawi selaku Menteri Pemuda dan Olahraga RI pada tanggal 20 Juli 2018. Di dalam rangkaian acara  pembukaan itu pula akan diadakan pemberian penghargaan bagi individu yang berjasa dalam pengembangan Special Olympics di Indonesia sebagai bagian dari peringatan 50 tahun special Olympics international.

Lainnya:

Senin, 14 Agustus 2017
SOIna Event: Family Training

Our Partner:

Special Olympics Indonesia

Gedung DNIKS , 3rd floor - Jl. Tanah Abang Timur, No. 15 - Jakarta Pusat 10110
Telp: +62 (21) 3800501 - Fax: +62 (21) 3846556

Webmail Facebook Twitter Hubungi Kami Kebijakan Privasi Syarat Penggunaan

© 2019 Special Olympics Indonesia