Home » Berita Pusat » Detil

Kamis, 07 Maret 2019

Deputi Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta Lepas Kontingen Special Olympics Indonesia Menuju Special Olympics World Games 2019 Abu Dhabi

Jakarta, 7 Maret 2019 – Kontingen Special Olympics Indonesia secara resmi dilepas oleh Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga DR Raden Isnanta,M.Pd yang akan berlaga di Special Olympics World Games Ke-15 di Abu Dhabi pada 8-21 Maret 2019. Acara pelepasan ini berlangsung di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta.

Dalam arahannya, Isnanta yang didampingi oleh Asdep Olahraga Tradisional dan Layanan Khusus dr. Bayu Rahadian, Sp.Kj berharap kontingen SOIna dapat menjaga nama baik Indonesia di mata dunia dengan bersikap ramah, sopan, sportif, dan penuh dengan persaudaraan.

“Saya mewakili Bapak Menpora, berharap atlet-atlet SOIna dapat menjaga nama baik Indonesia di mata dunia. Mari kita tunjukan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang ramah, sopan, sportif, dan penuh dengan persaudaraan. Tunjukan perjuangan kalian. Kalau pada Special Olympics World Games 2015 di Los Angeles lalu berhasil membawa pulang 19 medali emas, semoga tahun ini SOIna bisa kembali mengulang sejarah kesuksesan 4 tahun lalu itu. Selamat berjuang, kami menunggu kalian tanggal 22 Maret 2019 tiba di tanah air,” tuturnya.

Sebelumnya, Mustara Musa selaku Wakil Ketua Bidang Teknis dalam laporannya mengungkapkan bahwa 68 atlet yang terdiri dari 54 atlet disabilitas intelektual dan 14 atlet unified partner serta 19 orang pelatih mengikuti pelatnas yang diadakan di Rusunawa Kampus B UNJ Rawamangun dan berlatih di beberapa titik lokasi latihan. Ia menuturkan bahwa semua atlet dan pelatih dalam kondisi siap bertanding.

“Sebelumnya, kami telah melaksanakan pelatnas terhitung sejak tanggal 4 Februari-7 Maret 2019 di Rusunawa Kampus B UNJ. Selama pelatnas, atlet berlatih di beberapa titik lokasi latihan dan semua dalam kondisi siap bertanding. Rencananya, sesampainya di Abu Dhabi kami akan mengikuti program house town, program aklimatisasi baik teknis maupun non teknis, kemudian mengikuti babak divisioning (klasifikasi berdasarkan kemampuan atlet), upacara pembukaan pada tanggal 14 Maret 2019, mengikuti pertandingan mulai tanggal 14-21 Maret, penutupan tanggal 21 Maret 2019, dan kembali ke tanah air tanggal 22 Maret 2019. Kami mohon doa restu dari semua pihak dan tak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga termasuk yang mengantar dan telah memberikan support kepada kami para kontingen,” ucap Mustara.

Ketua Umum Special Olympics Indonesia, Prof. DR. Faisal Abdullah, SH., M.Si, DFM juga menyampaikan ucapan terima kasih atas perhatian Menpora. Tak lupa juga ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak sponsor yang telah membantu yakni Etihad Airways, Disorda DKI Jakarta, BNI, Bank Mandiri Jasindo, Prodia yang telah membantu dalam menyelenggarakan Medical Check Up atlet dan pelatih di lokasi pelatnas, Family Dentistry yang telah membantu dalam memeriksa kondisi kesehatan gigi atlet, RSCM dan hearlife hearing care center yang juga telah membantu dalam memeriksa kondisi pendengaran atlet.

Sebanyak 96 orang yang dipimpin oleh Feri Yuniarto Kono selaku Ketua Kontingen resmi dilepas DR Raden Isnanta, M.Pd secara simbolis dengan memakaikan jaket kontingen kepada salah satu perwakilan kontingen Roma Naulia Maria Felicia, atlet boling.

Kontingen Indonesia untuk Special Olympics World Games 2019 terdiri dari 68 atlet – 54 atlet dan 14 unified partner - yang turun di 11 cabang olahraga dan 31 nomor pertandingan. Cabang olahraga yang diikuti adalah atletik, akuatik, bulutangkis, bocce, bola basket, bowling, futsal, handball, sepakbola, tenis meja, dan bola voli. Selain atlet penyandang disabilitas intelektual, atlet non-disabilitas juga akan berpartisipasi di nomor kompetisi unified.

Special Olympics World Summer Games 2019 akan berlangsung di Abu Dhabi, pada 14-21 Maret, dan akan diikuti oleh lebih dari 7.000 atlet dari lebih dari 190 negara peserta.

Selain ambil bagian dalam kompetisi, para atlet juga akan berpartisipasi dalam pertemuan pemuda inklusi Special Olympics Internasional atau biasa disebut Global Youth Leadership Summit. Pada kesempatan ini, SOIna mengirimkan 2 tim yang berasal dari DI Yogyakarta dan Kalimantan Selatan.

Sebelumnya, di tahun 2015 pada perhelatan olahraga tingkat dunia khusus disabilitas intelektual ini yang diselenggarakan di Los Angeles, AS, Indonesia berhasil meraih 19 medali emas, 12 medali perak, dan 5 medali perunggu.

***

Lainnya:

Senin, 14 Agustus 2017
SOIna Event: Family Training

Our Partner:

Special Olympics Indonesia

Gedung DNIKS , 3rd floor - Jl. Tanah Abang Timur, No. 15 - Jakarta Pusat 10110
Telp: +62 (21) 3800501 - Fax: +62 (21) 3846556

Webmail Facebook Twitter Hubungi Kami Kebijakan Privasi Syarat Penggunaan

© 2019 Special Olympics Indonesia