Home » Berita Pusat » Detil

Minggu, 17 Maret 2019

Kontingen SOIna Raih Kemenangan Pertama di Tenis Meja World Games 2019

Jumat, 15 Maret 2019 – Setelah upacara pembukaan yang berlangsung di Stadion Zayed Sports City, Kamis (14/3) malam, Kontingen Special Olympics Indonesia, SOIna, mengawali kompetisi di Special Olympics World Games 2019, dengan hasil yang beragam.

Di cabang tenis meja, Heri Septiawan dan Yunika Pujiastika meraih kemenangan, begitu juga tim futsal putri. Sementara itu, tim futsal putra yang turun di kategori unified dan tim handball mengalami kekalahan dari lawan-lawannya.

Turun di divisi 3 kelompok usia 22-28, Heri menang tiga set atas atlet Special Olympics Luxemburg, Petrisor Theis. Di bagian putri, Yunika juga menang tiga set atas atlet Special Olympics Yunani, Dimitra Konstantina Driva.

“Tadi menangnya cukup mudah, tapi saya tetap menganggap dia lawan berat. Besok, saya akan main dua kali. Semoga masih bisa menang,” kata Heri.

Tim futsal tradisional putri juga meraih kemenangan atas tim Special Olympics India, 2-1. Pertandingan berjalan cukup a lot, dengan skor imbang 1-1 di akhir babak pertama. Indonesia akhirnya bisa memecah kebuntuan dan menang 2-1, yang disaksikan Ketua Kontingen Ferry Yuniarto Kono dan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga DKI Jakarta, Ratiyono.

Perjuangan mengagumkan diperlihatkan tim futsal unified putra yang menghadapi Lithuania. Menghadapi lawan yang memiliki postur lebih besar, anak-anak Indonesia tak gentar. Bahkan saat tertinggal 6-0 di babak pertama, mereka tidak menyerah. Babak pertama berakhir dengan skor 6-1.

Di babak kedua, Tim Indonesia bangkit dan mulai mengejar ketinggalan dengan mencetak empat gol. Hal itu membuat lawan mulai emosi dan bermain kasar. Meski bisa bangkit, Tim Indonesia kehabisan waktu dan gagal menyamakan angka. Indonesia masih akan menghadapi tim Special Olympics Prancis dan Brasil.

“Saya tidak takut walaupun lawan lebih besar. Semoga besok kami bisa menang,” kata M Nur Cahyo, pemain bertubuh paling kecil di dalam tim futsal.

Kekalahan juga dialami Tim Indonesia di kompetisi handball dengan skor 22-19 dari Tim India. Pelatih handball, Syamsul Ohorella, mengatakan timnya kurang beruntung dalam pertandingan tersebut.

Selain di Abu Dhabi, Kontingen SOIna juga berkompetisi di Dubai, di cabang atletik dan renang, yang akan dimulai Sabtu (16/3).

Kontingen Special Olympics Indonesia mengirimkan 68 atlet, yang terdiri dari 54 atlet special Olympics dan 14 unified partner, ke Special Olympics World Summer Games di Abu Dhabi, yang akan berlangsung 14-21 Maret 2019. Gelaran tahun ini diikuti oleh 190 negara, 7.500 atlet, 3.000 atlet, dan sekitar 20.000 relawan.

Kontingen Special Olympics Indonesia, SOIna, mendapat dukungan dari Kemenpora, Etihad Airways, BNI, Disorda DKI, Bank Mandiri, Prodia, Jasindo, RSCM, Family Dentistry, Hearlife Hearing Care Center, dan FIK UNJ. Informasi tentang Special Olympics Indonesia dan perkembangan dari Kontingen Indonesia di Special Olympics World Summer Games 2019 bisa dilihat di situs web resmi SOIna, soina.id, laman Facebook Special Olympics Indonesia, akun Twitter @PPSOIna, dan Instagram @soindonesia.

Lainnya:

Senin, 14 Agustus 2017
SOIna Event: Family Training

Our Partner:

Special Olympics Indonesia

Gedung DNIKS , 3rd floor - Jl. Tanah Abang Timur, No. 15 - Jakarta Pusat 10110
Telp: +62 (21) 3800501 - Fax: +62 (21) 3846556

Webmail Facebook Twitter Hubungi Kami Kebijakan Privasi Syarat Penggunaan

© 2019 Special Olympics Indonesia