Home » Berita Pusat » Detil

Selasa, 19 Maret 2019

Atletik Tambah Emas untuk Kontingen SOIna di World Games 2019

Selasa, 19 Maret 2019 – Kontingen Special Olympics Indonesia, SOIna, terus menambah pundi medali emas di Special Olympics World Games 2019 setelah Muhammad Ihsan mendapat medali emas di nomor lompat jauh, yang berlangsung di Dubai Police Club Stadium, Selasa (19/3) pagi.

Ihsan, yang masuk di divisi 3 melakukan lompatan sejauh 4,65 meter dan unggul 0,5 meter dari pesaing terdekatnya, Ivan Georgiev Vezyuz, dari Special Olympics Bulgaria.

Pelatih atletik, Fauzan, mengatakan Ihsan memang diandalkan untuk memimpin dan menjaga tim atletik di persaingan World Games 2019 ini dan ini merupakan prestasi terbaiknya.

“Perkembangan Ihsan mulai dari kedatangan dari daerah sampai di pelatnas banyak peningkatan terutama di sisi prestasi dan disiplin saat latihan. Semoga untuk nomor berikutnya, Ihsan bisa kembali mendapat medali emas,” kata Fauzan.

Saat masuk pelatnas, atlet Special Olympics ini sempat mengalami masalah karena dia baru saja sembuh dari DBD sehingga kondisi fisiknya tidak bugar. Fauzan pun memberi perlakuan khusus untuk mengembalikan kondisi fisiknya agar bisa kembali berlatih.

“Makan dan istirahat yang cukup, itu yang saya terapkan untuk Ihsan. Alhamdulillah, dia selalu patuh dengan arahan dari pelatih dan kami pastinya memberikan arahan yang terbaik untuknya,” ucap Fauzan lagi.

Dengan hasil ini, tim atletik sudah menyumbang dua medali emas dan tiga medali perak untuk Kontingen SOIna, yang mendapat dukungan dari BNI. Sebelumnya, Kadek Firma Kharisma Yanti menyumbang satu medali emas di 100 meter dan lompat tinggi, sementara Williems Johanes Doroh dan Zalwa Devaningtyas mendapat medali perak di nomor 200 meter dan 100 meter.

Menurut Fauzan, Kontingen SOIna masih berpeluang untuk menambah medali saat Ihsan dan Williem berlomba di nomor 100 meter putra pada divisi yang berbeda, dan juga di nomor lompat jauh putri di mana Zalwa juga akan bertanding. Selain itu, masih ada nomor estafet 4x100 meter yang mengombinasikan dua atlet putra dan dua atlet putri.

Sebelumnya, tim bulutangkis juga mendapat dua medali emas di nomor tunggal putra dan tunggal putri. Riswida Wijayanto menjuarai divisi 1 grup A putra, sementara atlet asal SOIna Riau, Jennika, menjadi yang terbaik di divisi 1 grup B putri. Hingga berita ini diturunkan, Riswida dan Jennika masih bertanding di nomor ganda campuran divisi 1.

Hingga Selasa (19/3) tengah hari waktu setempat, Kontingen SOIna sudah mengoleksi total lima medali emas, tiga perak, dua perunggu, empat ribbon peringkat empat, dan dua ribbon peringkat lima. Di World Games, seluruh atlet yang berkompetisi mendapat penghargaan karena partisipasi menjadi hal utama di Special Olympics.

Lainnya:

Senin, 14 Agustus 2017
SOIna Event: Family Training

Our Partner:

Special Olympics Indonesia

Gedung DNIKS , 3rd floor - Jl. Tanah Abang Timur, No. 15 - Jakarta Pusat 10110
Telp: +62 (21) 3800501 - Fax: +62 (21) 3846556

Webmail Facebook Twitter Hubungi Kami Kebijakan Privasi Syarat Penggunaan

© 2019 Special Olympics Indonesia