Home » Berita Pusat » Detil

Minggu, 01 Maret 2020

Mewujudkan Inklusi Melalui Bola Basket

Jakarta, 28 Februari 2020 – Special Olympics Indonesia (SOIna) bersama dengan Leo Clubs Distrik 307 B1 kembali menggelar Unified Sports Basketball Tournament dengan menggandeng Bina Bangsa School. Kompetisi diselenggarakan pada Minggu, 1 Maret 2020 di Lapangan Basket Indoor Raffless College Jakarta Barat.

Unified Sports merupakan salah satu program Special Olympics dimana program ini membantu atlet meningkatkan kebugaran fisik, mempertajam keterampilan, menantang dan bersaing serta bergembira dalam berbagai olahraga dengan non-disabilitas intelektual. Kegiatan ini terinspirasi oleh prinsip sederhana yakni berlatih bersama dan bermain bersama adalah jalan cepat menuju persahabatan dan pemahaman.

 

Kerja sama ini merupakan kali kedua diselenggarakan guna merekrut baik atlet maupun partner unified baru melalui cabang olahraga bola basket. Kompetisi ini merupakan puncak dari rangkaian kegiatan Leolympics 2.0 Unified Sport Basketball setelah sebelumnya selama 3 minggu mengadakan latihan bersama antara atlet penyandang disabilitas intelektual dengan member Leo Clubs Distrik 307 B1 dan siswa Bina Bangsa School tiap Sabtu pagi.

Kompetisi diikuti 5 tim yang masing-masing timnya terdiri dari 3 atlet disabilitas intelektual dan 2 partner unified.  Melalui kompetisi ini pula SOIna, Leo Clubs Distrik 307 B1, dan Bina Bangsa School ingin menkampanyekan inklusi serta menghilangkan diskriminasi bagi Penyandang Disabilitas Intelektual melalui bola basket.

Director Sports Training Drs. Harison Sirait, MPd mengaku senang karena dalam kompetisi sudah mulai terlihat tidak adanya perbedaan. Ia mengatakan bahwa kompetisi ini merupakan salah satu cara untuk mewujudkan masyarakat inklusi. Selain itu, dengan adanya fun game ini Harisonl berharap dapat memotivasi penyandang disabilitas intelektual untuk percaya pada kemampuan yang mereka miliki.

Ia juga menambahkan semoga tujuan dari kegiatan yang mana membentuk persahabatan antara atlet penyandang disabilitas intelektual dan non-disabilitas intelektual bukan hanya menjadi kata tapi menjadi nyata.

“Saya berharap persahabatan ini bukan hanya menjadi kata tapi menjadi nyata. Saat ini Pemerintah sedang membuat banyak fasilitas untuk menunjang terwujudnya masyarakat inklusi, tetapi di sini, di tempat ini, melalui kegiatan ini, sudah terjadi inklusi. Karena inklusi bukan hanya berbicara tentang sarana pendukung tetapi bagaimana keterbukaan dan kesempatan yang diberikan untuk anak-anak disabilitas intelektual dalam hal apapun. Saya juga berharap ke depannya persahabatan  ini akan terus berlanjut bahkan di luar lapangan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Gubernur Distrik Lions Clubs Distrik 307 B1 Sari Pitaloka sangat mengapresiasi kegiatan ini dan berterima kasih untuk semua pihak yang telah membantu,

“Terima kasih untuk semua pihak yang telah membantu sehingga kompetisi ini dapat berjalan dengan lancar. Saya berharap semoga pengalaman beberapa minggu ini bisa berlanjut serta berguna baik atlet-atlet SOIna maupun unified partner-nya,” ungkapnya dalam penutupan.

Turut hadir pula pada puncak rangkaian kegiatan ini, Wakil Gubernur Distrik 307 B1 Kedua Rupnaraindas Gurbani, Ketua Komite Leo Clubs Distrik 307 B1 Indri Oktaviani, Anggota Komite Leo Clubs 307 B1 Rosina Japaris, Distrik President Leo Clubs Distrik 307 B1 Stephanie Angela, Wakil Distrik Presiden Leo Clubs 307 B1 Moira Renata, beserta jajarannya, Kepala Sekolah Bina Bangsa School Richard, dan Natioanal Director Special Olympics Indonesia Vicky Sihotang.

Kegiatan diakhiri dengan pembagian medali dan sertifikat penghargaan kepada atlet dan partner unified.

Lainnya:

Our Partner:

Special Olympics Indonesia

Gedung DNIKS , 3rd floor - Jl. Tanah Abang Timur, No. 15 - Jakarta Pusat 10110
Telp: +62 (21) 3800501 - Fax: +62 (21) 3846556

Webmail Facebook Twitter Hubungi Kami Kebijakan Privasi Syarat Penggunaan

© 2020 Special Olympics Indonesia